Wuling Motors buka suara soal kasus konsumen di Surabaya yang mengaku telah melunasi pembelian mobil, tetapi unit belum diterima hingga berbulan-bulan. Produsen mobil asal China itu meminta maaf atas kerugian serta ketidaknyamanan konsumen, lalu menyatakan menemukan pelanggaran prosedur dalam transaksi.
Kasus tersebut mencuat setelah video Cak Ji bersama seorang konsumen bernama Nancy beredar di media sosial. Dalam video, Nancy mengadukan pembelian Wuling Darion secara tunai melalui salah satu jaringan dealer Wuling Motors di Surabaya.
Wuling Motors menyatakan hasil penelusuran internal menemukan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh oknum wiraniaga dalam proses transaksi. Perusahaan menegaskan tidak menoleransi tindakan di luar prosedur maupun aktivitas berpotensi merugikan konsumen.
Pabrikan asal China ini pun menyatakan bakal mengambil tindakan korektif terhadap dealer terkait. Evaluasi turut dilakukan untuk memastikan pelayanan kembali mengikuti ketentuan perusahaan.

Wuling Eksion
Mereka juga menyatakan hak konsumen dalam setiap transaksi harus terpenuhi melalui seluruh jaringan dealer resminya. Pengawasan terhadap penerapan SOP pun bakal diperkuat guna mencegah kasus serupa terulang.
Kasus Nancy pun menjadi sorotan karena transaksi dilakukan secara tunai hingga pembayaran disebut telah lunas, sementara kendaraan belum diterima. Wuling kini menghadapi tuntutan untuk memastikan penyelesaian konsumen sekaligus memperbaiki pengawasan pada jaringan dealer.
Bahkan Nancy mengaku telah membayar uang muka pada Desember 2025, lalu melunasi pembelian pada Januari 2026. Ia menyebut seluruh pembayaran dilakukan langsung ke rekening perusahaan atau dealer, termasuk pelunasan yang didampingi sales bernama Raditya.
“Dari awal Januari 2026 itu saya sudah melakukan pelunasan 100 persen tapi sampai saat ini saya nggak terima unitnya dan nggak ada pengembalian uang,” kata Nancy dalam video mediasi yang diunggah melalui akun Instagram Cak Ji.
Setelah pembayaran lunas, kendaraan belum kunjung diterima sehingga Nancy meminta kepastian mengenai status transaksi. Persoalan kemudian berkembang setelah muncul informasi mengenai masalah internal antara pihak dealer serta sales terkait.
Nancy lantas meminta pendampingan Cak Ji untuk memperoleh kejelasan soal pembayaran maupun realisasi unit. Dalam video mediasi, Cak Ji meminta pihak dealer segera menyelesaikan persoalan konsumen tanpa mencampuradukkan urusan internal perusahaan.
“Kalau dalam minggu besok mobilnya nggak datang, lebih baik ibu batalkan saja sudah. Soal mereka ada proses hukum dengan mantan sales-nya itu urusan mereka. Intinya uang itu masuk di kantor sini bukan ke kantong sales,” tegas Cak Ji
You must be logged in to post a comment Login