Festival Flora dan Fauna atau Flona 2026 kembali digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Pameran flora dan fauna terbesar di ibu kota itu berlangsung 28 Agustus–27 September 2026 tanpa tiket masuk bagi pengunjung.
Flona 2026 buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Tahun ini, penyelenggara mengangkat tema “Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta” melalui penataan kawasan berdasarkan enam zona ekoregion Indonesia.
Enam zona itu mewakili Sumatra, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara-Maluku hingga Papua. Konsep tersebut membuat pengunjung bisa mengenali karakter ekosistem Nusantara dalam satu kawasan pameran.

Flona dibuka
Area flora menghadirkan tanaman hias, bonsai, pohon pelindung hingga spesies tanaman langka. Koleksi itu dapat menjadi referensi bagi warga yang ingin mempercantik rumah sekaligus menambah unsur hijau pada lingkungan tempat tinggal.
Flona 2026 turut menghadirkan zona fauna edukatif bagi keluarga. Anak-anak dapat mengenal berbagai jenis satwa sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian habitat maupun keanekaragaman hayati.
Pengunjung bisa mengikuti lokakarya urban farming selama festival berlangsung. Materi kegiatan membahas teknik bercocok tanam di ruang terbatas, cocok bagi warga perkotaan yang ingin memanfaatkan halaman rumah maupun area sempit.
Komunitas hijau turut mengambil bagian melalui berbagai aktivitas edukasi lingkungan. Kehadiran komunitas membuka ruang interaksi bagi pengunjung untuk bertukar pengetahuan seputar penghijauan kota, pertanian perkotaan hingga pelestarian lingkungan.
Flona 2026 tidak hanya menyasar pencinta tanaman serta satwa. Bazar UMKM, produk kreatif lokal, pertunjukan seni budaya, musik hingga lomba keluarga turut tersedia sebagai pilihan aktivitas bagi pengunjung.

Flona 2026
Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta mencatat Flona telah berlangsung sejak 1973. Ajang ini menjadi ruang eksibisi, interaksi serta transaksi bagi masyarakat pencinta flora dan fauna.
Menginjak penyelenggaraan 2026, Flona kembali menawarkan konsep rekreasi ruang terbuka hijau bagi warga ibu kota. Lokasi Lapangan Banteng membuat festival mudah dijangkau sekaligus memberi alternatif aktivitas akhir pekan tanpa biaya tiket.
Pengunjung dapat datang selama periode penyelenggaraan hingga 27 September mendatang. Selain menikmati koleksi flora serta fauna, masyarakat bisa mengikuti kegiatan edukasi sekaligus menikmati hiburan dalam satu kawasan.
You must be logged in to post a comment Login