Connect with us

News

Kejar NZE, Pemprov DKI Jakarta Siap Tambah Ribuan Bus Listrik

Published

on

bus listrik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh armada TransJakarta beralih ke kendaraan listrik pada 2030. Target itu menjadi bagian dari strategi menekan emisi sektor transportasi sekaligus mengejar Net Zero Emission Jakarta pada 2050.

Saat ini Jakarta baru memiliki sekitar 500 bus listrik. Jumlahnya ditargetkan melonjak menjadi 10.047 unit dalam empat tahun ke depan.

“Pemprov DKI juga mempercepat transisi hijau melalui elektrifikasi transportasi publik,” ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, saat menghadiri Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026 di Jakarta Selatan, Kamis, 20 Agustus 2026.

Bus listrik

Bus listrik

Transportasi menjadi salah satu sektor utama dalam upaya pengurangan emisi Jakarta. Tingginya penggunaan kendaraan pribadi dinilai tidak hanya memperbesar emisi, tetapi turut memicu kemacetan, menurunkan kualitas udara, memperpanjang waktu perjalanan hingga menggerus produktivitas.

Pemprov DKI menargetkan penggunaan transportasi publik mencapai 55 persen pada 2045. Strateginya dibagi melalui pendekatan Pull Strategy untuk meningkatkan daya tarik angkutan umum serta Push Strategy guna menekan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Baca Juga: Mitsubishi Fuso Canter Extra Long Bus Jadi Andalan Pariwisata

Pull Strategy mencakup perluasan rute Transjabodetabek, MRT serta LRT. Pemerintah turut mengembangkan TOD, Park and Ride, pedestrian, jalur sepeda hingga transportasi air.

Sementara Push Strategy diterapkan melalui ganjil-genap, disinsentif parkir bagi kendaraan yang tidak memenuhi uji emisi, Low Emission Zone hingga Electronic Road Pricing. Perubahan perilaku turut didorong lewat program Rabu Naik Angkutan Umum serta Jumat Hari Bersepeda bagi ASN Pemprov DKI.

Selain elektrifikasi bus, Jakarta memperluas jaringan transportasi massal. LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai ditargetkan beroperasi pada Agustus 2026, sedangkan MRT Fase 2A ditargetkan mencapai Monas pada 2027 lalu kawasan Kota pada 2029.

Bus listrik

Bus listrik

Pengembangan transportasi massal berjalan beriringan dengan pembangunan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD). Blok M Hub serta Dukuh Atas menjadi contoh kawasan yang dikembangkan agar perjalanan masyarakat lebih terintegrasi.

Teknologi turut masuk dalam strategi pengurangan emisi melalui Intelligent Transportation Systems (ITS). Sistem tersebut digunakan untuk mengintegrasikan pengelolaan lalu lintas agar lebih efisien.

Jakarta turut memperkuat konsep smart mobility melalui integrasi pembayaran digital serta pengembangan jaringan Mikrotrans. Integrasi tersebut diarahkan untuk mempermudah perjalanan dari titik awal menuju moda utama maupun sebaliknya.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read