Geely Holding Group dan NIO memperkuat kerja sama infrastruktur kendaraan listrik melalui investasi silang di bisnis pengisian daya serta penukaran baterai (battery swapping). Kesepakatan ini mencakup investasi Geely di NIO Power senilai RMB 640 juta dalam bentuk tunai, ditambah pengalihan kepemilikan anak usahanya, Yiyi Power.
“Pengembangan industri otomotif yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh skala. Industri membutuhkan rantai pasok yang lebih andal, kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi, serta pengembangan yang lebih aman, ramah lingkungan, dan kolaboratif,” kata Andy An Conghui, CEO Zhejiang Geely Holding Group.
Melalui transaksi tersebut, Geely Holding Group akan menguasai 30 persen saham NIO Power setelah proses investasi rampung. Perusahaan mengalihkan seluruh kepemilikannya di Yiyi Internet Technology atau Yiyi Power, lalu menambahkan investasi tunai RMB 640 juta.

Geely EX2
Kemitraan ini berlanjut dari kerja sama kedua perusahaan sejak 2023. Fokus utamanya mencakup pengembangan teknologi dan standar battery swapping, integrasi jaringan, layanan lintas perusahaan, hingga sinergi investasi untuk memperluas akses energi kendaraan listrik.
NIO Power akan mengoptimalkan jaringan penukaran baterai guna mendukung armada komersial serta bisnis mobilitas komersial Yiyi Power. Kedua perusahaan turut menyiapkan standar dan teknologi terpadu agar sistem penukaran baterai dapat digunakan pada kendaraan penumpang.
Geely Holding Group nantinya mengembangkan model mobil penumpang yang kompatibel dengan teknologi tersebut. NIO Power bertugas menyediakan layanan penukaran baterai bagi model-model terkait, sehingga konsumen memiliki pilihan pengisian energi selain metode konvensional.
“Ke depan, industri tidak hanya perlu terus berinovasi, tetapi juga semakin efisien dalam mengubah inovasi menjadi nilai tambah bagi pengguna,” ujar William Li, Founder, Chairman, dan CEO NIO.
Kerja sama juga merambah bisnis pengisian daya pintar (smart charging). NIO berinvestasi di Zhejiang Haohan Energy Technology atau Haohan Energy, anak perusahaan Geely, untuk memperoleh 10 persen saham setelah transaksi selesai.

Geely
Geely dan NIO selanjutnya akan menghubungkan jaringan pengisian daya masing-masing untuk memperluas cakupan layanan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Integrasi ini menjadi bagian dari strategi kedua perusahaan membangun infrastruktur energi kendaraan listrik yang saling terhubung.
Kesepakatan tersebut mempertemukan jaringan, teknologi, aset, dan investasi kedua perusahaan dalam satu ekosistem. Implementasinya akan bergantung pada penyelesaian transaksi serta pengembangan standar yang memungkinkan kendaraan dan jaringan penukaran baterai saling kompatibel.
You must be logged in to post a comment Login