Connect with us

Otomotif

Aldeguer Bantah Lakukan Manuver Berbahaya yang Sebabkan Bagnaia Kecelakaan

Published

on

Fermin Aldeguer

Fermin Aldeguer membantah melakukan manuver gila saat terlibat insiden bersama Pecco Bagnaia pada sprint race MotoGP Qatar 2026. Insiden di tikungan terakhir Sirkuit Lusail itu membuat Bagnaia mengalami beberapa patah tulang pada kaki kanan.

Aldeguer ketika itu tengah bertarung melawan Pedro Acosta setelah keluar dari Tikungan 15. Ia mencoba merebut kembali posisi dari pebalap KTM tersebut, tetapi salah memperkirakan pengereman hingga menabrak Bagnaia.

Pebalap Gresini itu pun mengaku sudah meminta maaf kepada Bagnaia serta tim Ducati.

Kecelakaan Bagnaia

Kecelakaan Bagnaia

“Saya ingin meminta maaf kepada Pecco dan timnya. Saya sudah mendatangi garasi mereka dan mencoba menjelaskan sejelas mungkin apa yang terjadi,” ujar Aldeguer.

Menurut Aldeguer, manuver tersebut tidak dimaksudkan sebagai tindakan agresif. Ia melihat peluang melewati Acosta di tikungan terakhir setelah pebalap KTM itu keluar buruk dari Tikungan 15.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

“Saya melihat ada peluang untuk melewati di tikungan terakhir, tetapi dia, setelah keluar buruk, mencoba mempertahankan posisinya. Kami sudah sedikit melewati pertengahan lintasan menuju kanan,” katanya.

Baca Juga: Bagnaia Bangkit di Qatar, Mulai Kembali Temukan Feeling Ducati

Aldeguer menilai situasi di Lusail menjadi sulit ketika pebalap keluar dari racing line. Ia mengaku tidak mampu mengerem motornya sesuai keinginan hingga akhirnya terjadi tabrakan bersama Bagnaia.

“Di Qatar, ketika keluar dari racing line, situasinya sedikit seperti lotre. Saya tidak mampu mengerem motor seperti yang saya inginkan,” ujar Fermin Aldeguer.

Bagnaia mengalami kecelakaan keras setelah kontak tersebut hingga sprint dihentikan melalui red flag. Pebalap Ducati itu kemudian dibawa ke rumah sakit di Doha setelah pemeriksaan awal menemukan patah tulang pada metatarsal keempat dan kelima kaki kanan.

Steward FIM menyatakan Aldeguer sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Ia mendapat dua long lap penalty untuk sprint yang dilanjutkan melalui restart.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90
Kecelakaan Bagnaia

Kecelakaan Bagnaia

Aldeguer menyelesaikan sprint di posisi ke-11, terpaut 9,429 detik dari pemenang Marc Marquez. Ia menyebut hukuman tersebut penting diselesaikan sebelum menghadapi balapan utama Qatar.

“Saya hanya bisa meminta maaf dan berusaha mencegah kejadian seperti itu terulang pada balapan berikutnya. Pada akhirnya, begitulah balapan, terkadang kita membuat kesalahan, di lain kesempatan kita yang menjadi korbannya,” kata Aldeguer.

Insiden tersebut menjadi pukulan bagi Bagnaia sekaligus memberi keuntungan bagi Jorge Martin dalam persaingan gelar MotoGP 2026. Bila Bagnaia tidak dapat tampil pada grand prix, Martin bakal naik satu posisi dari grid awalnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read