Pecco Bagnaia menemukan kembali kepercayaan dirinya setelah menjalani Practice MotoGP Qatar 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu finis keempat secara keseluruhan, sekaligus menunjukkan pace balapan kuat setelah melewati periode sulit sejak jeda paruh musim.
Bagnaia datang ke Qatar dalam tekanan tinggi setelah hanya finis ke-13 pada MotoGP Malaysia. Performa buruk dalam beberapa seri terakhir bahkan membuat hubungannya dengan Ducati ikut memanas karena ia kesulitan menemukan kembali performa motor GP26.
Pecco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, mengatakan dirinya kembali merasakan sensasi sebagai pembalap tim pabrikan. “Di sini saya merasa seperti pembalap pabrikan lagi dan saya ingin menggunakan seluruh potensi itu untuk membantu tim,” ujarnya.

Bagnaia
Perubahan paling terasa muncul dari sensasi Bagnaia saat mengendarai motor sepanjang sesi Jumat. Ia mengaku bisa kembali menikmati kecepatan setelah sebelumnya lebih sering menghabiskan waktu mencoba berbagai solusi tanpa mengetahui arah pengembangan secara jelas.
Kondisi lintasan Qatar ikut membantu kebangkitan Bagnaia. Grip lebih baik, karakter sirkuit, serta permukaan aspal membuatnya mampu mendorong Ducati GP26 lebih keras dibandingkan beberapa balapan terakhir.
“Saya menikmati berkendara hari ini,” kata Bagnaia. “Pagi tadi saya tidak menyangka bisa memiliki kesempatan untuk mendorong motor, tetapi saya mampu melakukannya karena feeling-nya bagus.”
Bagnaia menilai sensasi positif itu menjadi yang terbaik sejak MotoGP Ceko di Brno pada Juni lalu. Saat itu ia memenangi sprint race sekaligus finis di podium balapan utama sebelum performanya merosot setelah jeda musim.
“Saya belum merasakan hal seperti ini sejak Brno,” ungkap Bagnaia. Ia mengakui feeling terhadap motor belum sepenuhnya sesuai harapan, tetapi jaraknya kini semakin dekat dari karakter motor yang ia inginkan.

Francesco Bagnaia
Perubahan tersebut turut membuat arah pengembangan motor menjadi lebih jelas bagi Bagnaia. Saat mengalami kesulitan, ia mengaku hanya mencoba berbagai hal tanpa gambaran pasti, sedangkan di Qatar ia mulai mengetahui persoalan motor sekaligus solusi yang perlu disampaikan kepada tim.
“Saya belum merasa persis seperti yang saya inginkan, tetapi sudah dekat. Semoga kami bisa terus seperti ini karena jauh lebih mudah menentukan arah ketika punya gambaran jelas di kepala serta tahu apa yang harus disampaikan kepada tim,” ujar Bagnaia.
Hasil Practice menempatkan Bagnaia di belakang Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez, dan Marco Bezzecchi. Posisi keempat sekaligus menjadi sinyal kebangkitan penting bagi juara dunia dua kali itu menjelang rangkaian kualifikasi MotoGP Qatar.
You must be logged in to post a comment Login