Industri makanan dan minuman kini tidak hanya membutuhkan kapasitas produksi, tetapi juga sistem logistik untuk memastikan bahan baku serta produk bergerak secara efisien. Kebutuhan tersebut menjadi salah satu alasan SIAL Food and Drink Indonesia 2026 berkolaborasi dengan Indonesia Food Transport Logistics Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kolaborasi dua pameran itu mempertemukan pelaku industri makanan-minuman dengan penyedia solusi transportasi dan logistik dalam satu lokasi. Penyelenggara menilai skema tersebut dapat memudahkan pemilik bisnis mencari kebutuhan rantai pasok tanpa harus mendatangi pameran berbeda.
“Kolaborasi ini akan memudahkan pemilik bisnis untuk menemukan jaringan pasokan yang efisien dan jaringan logistik, semuanya di bawah satu ruangan,” ujar Andy Wismarsyah, CEO Seven Event dalam sambutannya.

DFSK di SIAL
SIAL Food and Drink Indonesia 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 500 perusahaan pada area sekitar 18.000 meter persegi. Produk serta teknologi yang dipamerkan mencakup bahan baku, mesin pengolahan makanan, teknologi pengemasan, produk makanan-minuman, peralatan teh dan kopi, sampai perangkat dapur komersial.
Sementara itu, kehadiran Indonesia Food Transport Logistics Expo 2026 memperluas cakupan pameran ke sektor distribusi. Integrasi tersebut membuat kebutuhan industri dapat dilihat mulai dari proses produksi sampai perpindahan produk menuju pasar.
Menurut penyelenggara, efisiensi rantai pasok menjadi bagian penting bagi industri F&B karena kelancaran produksi bergantung pada ketersediaan bahan baku serta distribusi produk. Karena itu, pertemuan antara produsen, pemasok teknologi, perusahaan logistik, dan pelaku bisnis menjadi salah satu fokus kolaborasi kedua pameran.
Sejumlah perusahaan yang berpartisipasi antara lain Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Omovo, DFSK, Suzuki, Adda Mitra, dan Emde Plast. Kolaborasi tersebut turut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk membangun jaringan bisnis lintas sektor.
Konsepnya tidak hanya mempertemukan pembeli dan penjual produk F&B, tetapi menghubungkan kebutuhan produksi dengan solusi transportasi serta logistik.
Kehadiran dua pameran dalam satu lokasi juga membuat rantai industri F&B dapat dilihat secara lebih menyeluruh. Mulai dari bahan baku, pengolahan, pengemasan, penyimpanan hingga distribusi menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang ditawarkan kepada pengunjung.
You must be logged in to post a comment Login