Connect with us

Otomotif

Pergelangan Masih Patah, Jorge Martin Kejar 8 Poin di Qatar

Published

on

Jorge Martin
Jorge Martin

Jorge Martin mengaku kondisi pergelangan tangan kanannya baru pulih sekitar 50 persen menjelang MotoGP Qatar akhir pekan ini. Pembalap Aprilia itu masih mengalami patah tulang sehingga belum memastikan mampu menyelesaikan seluruh rangkaian balapan di Sirkuit Lusail.

Martin mengalami cedera tersebut setelah kecelakaan lalu menjalani upaya comeback di Malaysia. Ia dipaksa menghentikan aksinya akibat kondisi pergelangan tangan yang belum cukup kuat untuk menuntaskan balapan.

“Tanpa gips, saya merasa jauh lebih baik. Saya merasakan banyak rasa sakit di pergelangan tangan karena tidak melakukan mobilitas, jadi kami berdiskusi dengan dokter lalu memutuskan melepasnya,” ujar Jorge Martin kepada MotoGP.com.

Jorge Martin Kesulitan

Jorge Martin Kesulitan

Martin mengatakan pelepasan gips membuat pergerakan serta kekuatannya mulai kembali. Namun, pemeriksaan medis terakhir pada Jumat siang menjadi penentu apakah ia mendapat izin tampil pada sesi latihan pembuka MotoGP Qatar.

“Saya merasa jauh lebih baik, kekuatan saya mulai kembali. Situasinya memang seperti itu, tulangnya masih patah, tetapi saya akan mencoba mengendarai motor sebaik mungkin,” terangnya.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Baca Juga: Jorge Martin Ragu Kondisinya Optimal Jelang MotoGP Qatar 2026

Martin memperkirakan kondisinya meningkat dari sekitar 20 persen saat berada di Malaysia menjadi 50 persen menuju Qatar. Ia berharap kemampuan tersebut cukup untuk menahan rasa sakit sekaligus mengumpulkan poin penting dalam perebutan gelar.

“Mungkin di Malaysia pergelangan tangan saya 20 persen, sekarang mungkin 50 persen. Bila saya bisa mengeluarkan 50 persen itu dari gaya berkendara saya, mungkin cukup untuk meraih hasil bagus dan mendapat beberapa poin,” ungkapnya.

Martin membutuhkan sedikitnya delapan poin di Qatar agar persaingan gelar MotoGP tetap berlanjut ke seri berikutnya di Portimao. Syarat itu berlaku sekalipun Marc Marquez mampu meraih poin maksimal pada akhir pekan ini.

Jorge Martin

Jorge Martin

“Marc satu-satunya pembalap yang bisa kehilangan atau memenangkannya. Itu bukan kendali saya, tetapi saya berharap dia tidak memenangkannya akhir pekan ini,” kata Martin.

Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia sekaligus penghuni posisi ketiga klasemen, turut memburu peluang mempertahankan persaingan gelar. Ia tertinggal 23 poin dari Marquez saat MotoGP memasuki tiga seri terakhir musim 2026.

“Selisihnya cukup besar karena hanya tersisa tiga seri, tetapi target saya melaju secepat mungkin untuk menjaga persaingan tetap hidup. Tahun lalu Marc sangat cepat di sini dan memenangi kedua balapan, sementara kami cukup lambat,” ujar Bezzecchi.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read