Arus kendaraan menuju Puncak, Bogor, kembali direkayasa pada Sabtu (06/9). Polisi menerapkan sistem one way situasional untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akhir pekan.
Kendaraan dari Jakarta mendapat prioritas melintas menuju Puncak mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Setelah itu, arah lalu lintas dibalik menuju Jakarta mulai pukul 12.30 sampai 18.00 WIB.
Pengendara perlu memperhatikan perubahan arah perjalanan karena jadwal tersebut bukan patokan tetap. Polisi dapat mempercepat pelaksanaan, memperpanjang durasi atau membalik arah arus sesuai kondisi lalu lintas.
Rekayasa one way menjadi bagian dari pengaturan lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak saat volume kendaraan meningkat. Pengendara disarankan memantau informasi terbaru sebelum berangkat agar dapat menyesuaikan waktu perjalanan.

One Way Puncak
Pengendara yang hendak melintasi jalur Puncak perlu memantau informasi lalu lintas sebelum berangkat. Kepadatan kendaraan dapat membuat waktu perjalanan berubah, terutama saat arus menuju kawasan wisata mulai meningkat.
Jalur Alternatif Selain Puncak
Kemacetan di jalur utama membuat pengendara perlu menyiapkan rute alternatif menuju Cianjur maupun kawasan sekitarnya. Dua pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah jalur Jonggol–Cianjur serta rute Sukabumi–Cianjur.
Jalur Jonggol–Cianjur dapat ditempuh dari Jakarta atau Cibubur menuju Cileungsi, Jonggol, Cariu, Cikalongkulon lalu Cianjur. Waktu perjalanan sekitar 3,5 jam saat lalu lintas lancar, tetapi bisa lebih lama ketika hujan atau banyak truk melintas.
Karakter jalan didominasi kawasan perbukitan serta memiliki sejumlah ruas sempit. Rute tersebut lebih cocok bagi kendaraan pribadi berukuran kecil, sementara pengendara perlu ekstra waspada saat cuaca buruk.
Pilihan lain ialah rute Sukabumi–Cianjur melalui Tol Jagorawi, Tol Bocimi, Cicurug, Cibadak, Sukabumi kemudian Cianjur. Perjalanan dapat ditempuh sekitar empat jam dalam kondisi lancar.
Rute tersebut relatif cocok bagi berbagai jenis kendaraan, tetapi kepadatan masih berpotensi muncul setelah keluar tol. Pasar Cicurug maupun Cibadak menjadi titik yang perlu diantisipasi karena aktivitas kendaraan serta kondisi jalan yang lebih sempit.
Pengendara dari luar Jakarta dapat memanfaatkan Google Maps atau Waze untuk mencari rute berdasarkan kondisi lalu lintas terkini. Namun, pilihan rute tetap perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, cuaca serta kebijakan rekayasa lalu lintas yang berlaku saat perjalanan.
You must be logged in to post a comment Login