Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melakukan peningkatan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menggunakan metode perkerasan beton (rigid pavement) guna menghadirkan infrastruktur yang lebih kuat dan tahan lama.
Siti Dinarwenny, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengatakan pekerjaan berlangsung sejak 9 Juli hingga September 2026 pada ruas sepanjang 345 meter. Perbaikan dimulai dari Wisma Penta hingga Gedung Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI).
Menurut Dinar, Jalan Kebon Sirih dipilih karena merupakan koridor strategis dengan volume lalu lintas tinggi. Selain menjadi akses menuju perkantoran dan gedung pemerintahan, ruas tersebut juga mengalami kerusakan berulang akibat usia jalan yang sudah cukup lama.

Jalan Kebon Sirih
Pekerjaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari lajur tengah, kemudian lajur kanan, dan terakhir lajur kiri untuk meminimalkan gangguan lalu lintas. Oleh sebab itu pengguna jalan disarankan buat memperhatikan rute perjalanannya agar tidak salah pilih posisi.
Penggunaan perkerasan beton dipilih karena lebih tahan terhadap beban kendaraan berat, memiliki umur layanan lebih panjang, serta dapat mengurangi kebutuhan pemeliharaan rutin. Selain itu, permukaan jalan yang lebih stabil diharapkan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Hal ini tentu penting mengingat lokasi ini memang cukup ramai dilintasi kendaraan setiap harinya. Sedikit kerusakan saja bisa menyebabkan kemacetan parah di beberapa ruas jalan sekaligus.
Dinas Bina Marga mengimbau masyarakat mematuhi pengaturan lalu lintas dan arahan petugas selama pekerjaan berlangsung agar proyek dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi mobilitas warga.
Cari Jalur Alternatif

Jalan Kebon Sirih
Berdasarkan pantauan OtoKuliner, perbaikan jalan ini menyebabkan kemacetan yang cukup parah di sekitar. Oleh sebab itu masyarakat disarankan untuk mencari rute alternatif guna menghindari terjebak kepadatan khususnya di jam-jam sibuk.
Kehadiran petugas untuk mengatur lalu lintas juga dinilai masih cukup minim sehingga kemacetan yang terjadi cukup parah di waktu tertentu. Hal ini perlu mendapat perhatian lebih dari pemangku kepentingan.
You must be logged in to post a comment Login