Marc Marquez memperkirakan peluang dirinya pensiun dari MotoGP setelah kontraknya bersama Ducati berakhir pada 2028 mencapai 70 persen. Juara dunia asal Spanyol itu mengaku tak lagi menjadikan tambahan gelar sebagai syarat untuk mengakhiri karier balapnya.
Perubahan pandangan tersebut muncul setelah Marquez melewati perjalanan panjang untuk kembali merebut gelar juara dunia pada 2025. Namun, cedera lengan kanan yang kembali dialaminya di Indonesia beberapa hari setelah memastikan gelar membuatnya harus menjalani operasi serta pemulihan panjang.
“Kalau harus menyebut angka, saya memperkirakan ada peluang 70 persen saya sudah pensiun dalam tiga tahun, sementara peluang 30 persen saya masih membalap,” ujar Marc Marquez dalam wawancara bersama Motorsport.com di Phillip Island, Australia.

Marc Marquez
Kontrak Marquez bersama Ducati berlaku hingga akhir musim 2028. Kesepakatan itu berpeluang menjadi kontrak terakhirnya di kelas premier, berbeda dari pernyataannya menjelang musim 2025 ketika ia yakin masih akan membalap tiga tahun kemudian.
Marquez sebelumnya menunjukkan ambisi besar untuk kembali ke puncak setelah bertahun-tahun menghadapi cedera. Ia memangkas ketertinggalan 102 poin dari pemimpin klasemen hanya dalam tujuh seri, antara GP Italia dan GP San Marino, sebelum akhirnya merebut gelar dunia ketujuhnya di kelas premier.
Gelar tersebut mengubah cara pandangnya terhadap hasil balapan. Pembalap Ducati itu kini lebih bisa menerima finis di posisi keenam atau ketujuh ketika tidak mampu bersaing di barisan depan.
“Justru karena gelar tahun lalu, sekarang saya merasa tenang dan santai. Itu menjelaskan mengapa dalam balapan ketika saya tidak merasa nyaman sepenuhnya, saya bisa finis keenam atau ketujuh,” terangnya.
Marquez mengaku sebelumnya sulit menerima hasil di luar posisi teratas atau tertinggal jauh dari pemenang. Kini, ia merasa pencapaian gelar juara dunia terakhir memberinya ketenangan untuk mengakhiri karier tanpa penyesalan, terlepas dari jumlah gelar tambahan yang mungkin diraih.

Marc Marquez Mandalika
“Ketika pensiun nanti, saya akan melakukannya sebagai orang bebas, berdamai dengan diri sendiri,” ungkapnya.
Meski peluang pensiun cukup besar, Marquez belum berniat meninggalkan MotoGP selama masih mampu pulih dari cedera dan kembali bersaing. Kecelakaan di Indonesia justru memberinya motivasi baru untuk mengejar kemenangan setelah sempat merasa kosong usai meraih gelar 2025.
“Selama saya mengalami cedera yang masih bisa dipulihkan sehingga bisa terus membalap dan mencoba menang lagi, saya tidak akan pensiun. Itu sudah jelas,” tegas Marquez.
You must be logged in to post a comment Login