Connect with us

Otomotif

Chery Kembangkan Baterai Solid-State Rhinoceros S, Produksi Mulai 2027

Published

on

Rhinoceros S

Chery menargetkan line produksi pertama baterai solid-state Rhinoceros S mulai beroperasi pada 2027. Teknologi ini menjadi bagian dari pengembangan baterai generasi baru perusahaan asal China tersebut, meski jadwal produksi massal maupun pengiriman ke konsumen belum diumumkan.

Rencana itu dipaparkan dalam Chery Global Innovation Conference 2026 pada 20 Oktober. Pengoperasian line produksi pertama menjadi tahapan penting, tetapi berbeda dari pengujian baterai pada kendaraan maupun produksi komersial.

Chery sebelumnya menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi percontohan berkapasitas 0,5 GWh untuk sel solid-state kelas 60 Ah pada Februari 2026. Perusahaan belum menjelaskan apakah fasilitas itu merupakan line produksi yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 atau bagian dari tahapan pengembangan berbeda.

Rhinoceros S

Rhinoceros S

Baterai Rhinoceros S diklaim memiliki kepadatan energi 400 Wh/kg serta mampu beroperasi pada suhu minus 40 hingga 100 derajat Celsius. Chery turut melaporkan pengujian internal di ruang termal bersuhu 200 derajat Celsius, tetapi belum merinci durasi pengujian, tingkat pengisian baterai maupun konfigurasi sampel.

Angka kepadatan energi 400 Wh/kg bukan satu-satunya target teknologi Chery. Perusahaan sebelumnya memperkenalkan pengembangan baterai solid-state dengan target 600 Wh/kg melalui pendekatan material elektrolit dan katoda berbeda, sehingga kedua angka itu tidak bisa dibandingkan secara langsung.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Baca Juga: Chery Sukses Tembus Penjualan dan Ekspor Tertinggi di Tahun 2023

Tantangan pengembangan Rhinoceros S mencakup kestabilan kontak antara material elektrolit padat dan elektroda, integrasi ke dalam battery pack serta sistem manajemen baterai khusus. Kontak antarmaterial perlu tetap stabil selama siklus pengisian dan pengosongan berulang agar performa sel terjaga.

Chery menargetkan baterai solid-state buatannya mampu membawa kendaraan menempuh jarak hingga 1.500 km. Namun, angka itu masih berupa sasaran pengembangan dan belum menjadi spesifikasi kendaraan produksi.

Target Chery berada di tengah persaingan industri baterai China menuju 2027. CATL dan BYD turut menargetkan produksi skala kecil baterai solid-state pada tahun tersebut, tetapi rencana masing-masing belum menandakan kesiapan produksi massal.

Rhinoceros S

Rhinoceros S

Selain solid-state, Chery mengembangkan baterai elektrolit cair dengan tingkat pengisian puncak 12C dan rata-rata berkelanjutan di atas 8C. Perusahaan turut menawarkan baterai sodium-ion untuk penyimpanan energi, dengan klaim umur pakai hingga 15.000 siklus.

Chery turut memperkenalkan sistem pembangkit listrik berbasis ammonia dan solid oxide fuel cell (SOFC). Sistem itu diklaim memiliki efisiensi listrik 60 persen, efisiensi gabungan listrik dan panas 90 persen serta rentang keluaran daya 30–100 persen, tetapi rincian operasional lebih lanjut masih diperlukan untuk menilai kinerja dan emisi sepanjang siklus hidupnya.

 

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read