Connect with us

Otomotif

MotoGP Austria 2026 Jadi Salah Satu Balapan Tersulit Toprak Razgatlioglu

Published

on

Toprak Razgatlioglu

Toprak Razgatlioglu menjalani MotoGP Austria 2026 sebagai salah satu balapan paling sulit sepanjang kariernya. Pembalap Pramac Yamaha itu bahkan sempat mempertanyakan kemampuannya untuk menyelesaikan 28 lap akibat hilangnya grip sejak awal balapan.

Masalah mulai terasa hanya dalam lima lap pertama di Red Bull Ring. Razgatlioglu terus kehilangan traksi hingga finis di posisi kedua dari belakang, terpaut 46,7 detik dari pemenang serta tertinggal 12 detik dari Alex Rins.

“Saya juga sangat terkejut karena sejak awal, lima lap pertama, saya sudah tidak merasakan grip. Saya hanya merasakan ban terus spin,” ujar Toprak Razgatlioglu.

Toprak Razgatlioglu

Toprak Razgatlioglu

Razgatlioglu mengaku kesal karena kehilangan grip justru saat memakai ban baru. Kondisi itu membuat motor kesulitan mendapatkan akselerasi, terutama ketika keluar dari tikungan menuju lintasan lurus.

“Saya benar-benar marah pada motor karena saya bertanya kepada diri sendiri, ‘Ini ban baru, tetapi bagaimana mungkin sejak awal tidak ada grip?’” ungkapnya.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Baca Juga: Izan Guevara Promosi ke MotoGP 2027 Bersama Pramac Yamaha

Kondisi Yamaha sebenarnya sudah terlihat sulit sepanjang akhir pekan Austria. Fabio Quartararo sempat mencatat hasil kualifikasi terbaik dengan posisi kesembilan, tetapi performanya merosot pada balapan utama hingga finis ke-17 sebagai pembalap Yamaha terdepan.

Razgatlioglu menyebut situasi pada Minggu jauh lebih buruk dibandingkan sesi sebelumnya. Pada Sprint sehari sebelumnya, ia merasa masih mampu mengelola masalah meski sempat kehilangan rombongan setelah bertarung melawan Pol Espargaro.

“Namun hari ini kami lebih kesulitan. Kalau motor tidak punya grip, kami tidak punya akselerasi,” kata Razgatlioglu.

Masalah semakin parah memasuki enam lap terakhir ketika ban terus kehilangan traksi di hampir setiap bagian lintasan. Razgatlioglu bahkan sempat mempertimbangkan masuk pit sebelum akhirnya memilih bertahan hingga bendera finis.

“Enam lap terakhir, saya bertanya kepada diri sendiri, ‘Bagaimana mungkin menyelesaikan balapan?’ Di lintasan lurus ban hanya terus spin,” ujarnya.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90
Toprak Razgatlioglu

Toprak Razgatlioglu

Ia menyebut MotoGP Austria sebagai balapan terburuk kedua dalam hidupnya. Razgatlioglu mengaku pernah mengalami situasi serupa di Thailand musim ini, ketika masalah grip membuatnya merasakan kondisi balapan hampir sama.

“Saya sempat berpikir untuk masuk ke pit. Namun, saya cukup menghormati Yamaha untuk tetap melanjutkan balapan karena kecepatannya benar-benar buruk,” tutur Razgatlioglu.

Hasil buruk itu membuat seluruh pembalap Yamaha gagal mencetak poin di Austria. Razgatlioglu menilai persoalan grip bukan hanya dialaminya, tetapi menjadi masalah bersama seluruh motor Yamaha sepanjang balapan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read