Marc Marquez harus puas finis kelima pada MotoGP Austria 2026 setelah mengalami masalah rem depan sejak awal balapan. Gangguan itu membuat pembalap Ducati kehilangan kecepatan hingga tertinggal lebih dari tujuh detik dari Pedro Acosta di posisi terdepan.
Marquez sebenarnya punya modal untuk bertarung merebut podium setelah melakukan sejumlah perubahan pada motor saat sesi pemanasan. Namun, masalah pada tuas rem depan mulai mengganggu performanya hingga ia melebar di Tikungan 1 pada lap ke-10.
“Kecepatannya ada untuk finis keempat atau setidaknya bertarung memperebutkan podium. Kami memang sedikit kesulitan dibandingkan balapan sebelumnya, tetapi masih bisa bersaing,” ujar Marc Marquez seusai balapan.

Marc Marquez
Masalah paling serius muncul pada bagian awal lomba saat respons rem depan Marquez terasa tidak konsisten. Setiap titik pengereman memberikan respons berbeda sehingga ia harus mengurangi agresivitas untuk memahami karakter rem motornya.
“Pada bagian pertama balapan, saya mengalami banyak masalah pada rem depan. Tuas rem terasa tidak konsisten, setiap titik pengereman memberikan respons berbeda,” terangnya.
Kondisi itu mencapai titik kritis saat Marquez memasuki Tikungan 1. Ketika hendak mengerem, tuas rem terasa kosong sehingga ia tidak bisa memperlambat motor sesuai rencana lalu melebar jauh dari racing line.
“Saat saya melakukan kesalahan di Tikungan 1, rem terasa kosong. Saya merasa sangat beruntung karena pada satu titik saya berpikir, ‘Oke, saya tidak bisa melanjutkan,’” ungkap Marquez.
Performa Marquez mulai membaik setelah rem kembali bekerja secara normal. Ia mampu meningkatkan kecepatan lalu merebut beberapa posisi, tetapi perbaikan itu datang terlambat untuk mengejar persaingan di barisan depan.
Masalah rem turut membuat Marquez kehilangan poin penting dalam perebutan gelar MotoGP. Finis kelima membuatnya tertinggal 12 poin dari Jorge Martin yang mengamankan posisi kedua di Red Bull Ring.

Marc Marquez
“Saya merasa sangat beruntung karena posisi maksimal hari ini seharusnya kedua atau ketiga, tetapi pada akhirnya kami finis kelima. Kita lihat saja,” kata Marquez.
Meski kecewa terhadap hasil balapan, Marquez melihat ada sisi positif dari insiden itu. Data dari motor bisa digunakan Ducati untuk mencari sumber masalah sekaligus menyiapkan solusi sebelum balapan berikutnya.
“Hal positifnya, masalah ini bisa terlihat dari data. Mereka bisa menganalisisnya lalu mencoba menemukan solusi untuk masa depan,” tutup Marquez.
You must be logged in to post a comment Login