Jack Miller menghadapi akhir karier MotoGP bersama Pramac Yamaha pada penghujung musim 2026 dengan perasaan campur aduk. Pembalap Australia itu mengaku bersyukur atas perjalanan panjang selama 212 kali start, tetapi masih menyimpan kekecewaan karena belum memenuhi seluruh target sejak debut pada 2015.
Konfirmasi Yamaha soal kepergian Miller dari Pramac membuat masa depannya semakin jelas, sekaligus memperkuat kemungkinan ia meninggalkan MotoGP. Miller menilai dua musim terakhir bersama Pramac Yamaha tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan balapnya.
“Ini momen yang aneh. Anda bersyukur atas karier yang sudah saya jalani di MotoGP, tetapi pada saat yang sama sedih karena sebagai atlet dan pembalap, Anda menetapkan target lalu terus bekerja untuk mencapainya,” tegas Miller.

Jack Miller
Miller menyebut kegagalan mencapai target pribadi terasa mengecewakan, meski ia tetap bangga atas pekerjaan selama dua musim terakhir. Ia menilai tekanan sepanjang musim bisa dikelola sembari tetap tampil kompetitif serta membantu pengembangan dua motor Yamaha.
“Saya sedih, tetapi bangga atas pekerjaan yang sudah saya lakukan. Selama masih di sini, kami masih punya banyak balapan tahun ini,” ujarnya.
Miller menjalani debut MotoGP pada 2015 bersama LCR Honda melalui langkah kontroversial dari Moto3 langsung menuju kelas premier. Honda ketika itu mengikatnya melalui kontrak multi-tahun sebelum Miller kemudian memperkuat tim pabrikan Ducati serta KTM.
Sepanjang 212 balapan MotoGP, Miller mencatat empat kemenangan Grand Prix serta dua pole position. Ia mengoleksi 23 podium, termasuk posisi ketiga GP Spanyol 2023 di Jerez sebagai podium terakhirnya hingga kini.
Kemenangan perdana Miller di MotoGP terjadi pada GP Belanda 2016 di Assen bersama Marc VDS. Hasil tersebut datang pada musim keduanya setelah tahun rookie bersama LCR Honda berlangsung sulit.

Jack Miller
Karier Miller kemudian mencapai periode penting bersama Ducati. Ia meraih tiga kemenangan Grand Prix bersama tim pabrikan Italia itu, masing-masing dua kemenangan pada 2021 serta satu kemenangan pada 2022.
Setelah dua musim membela Ducati, Miller pindah ke KTM pada 2023. Podium ketiga di Jerez menjadi pencapaian terakhirnya sebelum bergabung ke Pramac Yamaha untuk dua musim terakhir kariernya di MotoGP.
Musim 2026 menjadi fase penutup bagi Miller setelah lebih dari satu dekade berkompetisi di kelas premier. Dengan kontraknya bersama Pramac Yamaha berakhir, pembalap 31 tahun itu kini berusaha menikmati sisa balapan sebelum menentukan langkah berikutnya.
You must be logged in to post a comment Login