Indonesia Energy & Engineering Series (IEE) Energy Week 2026 menghadirkan 451 perusahaan dari 28 negara di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 2-5 September 2026. Pameran industri ini menempati area lebih dari 20.000 meter persegi, menjadikannya salah satu ajang energi dan engineering berskala besar di Asia Tenggara.
Energy Week 2026 menggabungkan tiga pameran utama, yakni Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, serta Data Center Asia-Indonesia. Ketiganya membawa sektor kelistrikan, teknologi baterai, penyimpanan energi, hingga infrastruktur digital dalam satu kawasan pameran.
“Melalui IEE Series – Energy Week di Jakarta, kami memperluas konektivitas tersebut dengan mempertemukan sektor ketenagalistrikan, penyimpanan energi, dan infrastruktur digital dalam satu ekosistem,” ujar Maxmilaan Bruinier, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia.

IEE Energy Week 2026
Electric & Power Indonesia menjadi salah satu agenda utama pada Energy Week 2026. Pameran edisi ke-24 ini menampilkan beragam teknologi serta solusi kelistrikan untuk kebutuhan industri.
The Battery Show Indonesia membawa fokus pada perkembangan teknologi baterai dan sistem penyimpanan energi. Sementara Data Center Asia-Indonesia menampilkan teknologi pendukung infrastruktur pusat data yang semakin berkembang di Indonesia.
Rangkaian pameran tidak hanya mengandalkan area display produk. Energy Week 2026 turut menghadirkan 21 sesi seminar bersama 73 thought leaders serta mendapat dukungan dari 12 asosiasi industri.
Pameran turut menjadi ruang bagi perusahaan memperluas pasar melalui pertemuan langsung bersama calon pelanggan dari berbagai sektor. RMA Indonesia, misalnya, memanfaatkan Energy Week untuk memperkenalkan solusi genset kepada segmen bangunan, perhotelan, resort, hingga data center.

IEE Energy Week 2026IEE Energy Week 2026
“Sekarang lebih spesifik dan target pengunjung pun jelas, animo yang datang memang khusus untuk energi,” ujar Rio Harison Saragih, Development and Technical Support Manager RMA Indonesia.
Energy Week 2026 turut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, asosiasi, akademisi, serta pengguna akhir dalam satu rangkaian acara. Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu daya tarik utama pameran karena membuka peluang pertukaran teknologi, bisnis, serta pengembangan solusi industri.
Selain Electric & Power Indonesia, penyelenggaraan tahun ini turut bersinergi bersama IndoEBTKE ConEx ke-12. Rangkaian tersebut memperluas cakupan pameran menuju teknologi energi baru terbarukan sekaligus mempertemukan lebih banyak pelaku industri dalam satu ekosistem.
You must be logged in to post a comment Login