Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mendorong investasi di sektor bahan baku pangan untuk mempercepat pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional. Ketua Umum GAPMMI Adhi S. Lukman menilai pengembangan food ingredients serta intermediate products menjadi kunci penguatan industri dalam negeri.
Adhi menyampaikan hal itu saat membuka pameran Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Menurut dia, pasar Indonesia memiliki potensi besar untuk menarik produsen bahan baku pangan global masuk ke dalam negeri.
“Investasi di food ingredients dan intermediate products di Indonesia menjadi game changer bagi industri makanan dan minuman Indonesia untuk tumbuh lebih cepat,” kata Adhi.

Investasi Bahan Baku Pangan
Dia berharap perusahaan bahan baku pangan global yang hadir dalam pameran mempertimbangkan investasi serta kerja sama bersama pelaku usaha lokal. Langkah tersebut dinilai bisa memperkuat kapasitas produksi nasional sekaligus membuka peluang pengembangan industri bahan baku pangan.
“Kami berharap banyak prinsipal dapat mempertimbangkan untuk datang dan berinvestasi di Indonesia serta berkolaborasi dengan perusahaan Indonesia untuk tumbuh di Indonesia,” ujarnya.
Adhi menilai peningkatan investasi perlu berjalan seiring perbaikan rantai pasok industri makanan dan minuman. Penguatan pasokan bahan baku menjadi salah satu kebutuhan agar produsen dalam negeri mampu meningkatkan daya saing sekaligus mengembangkan produk bernilai tambah.
Selain investasi, GAPMMI mendorong inovasi produk yang lebih sehat, fungsional, dan berkelanjutan. Pengembangan produk semacam itu dinilai penting untuk menjawab perubahan kebutuhan konsumen serta membuka peluang pertumbuhan baru bagi industri makanan dan minuman.

Investasi Bahan Baku Pangan
Adhi turut menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, peneliti, asosiasi profesi, dan pemerintah. Kerja sama lintas sektor dibutuhkan untuk menghasilkan inovasi pangan yang sesuai kebutuhan pasar serta memperkuat kemampuan industri nasional.
Fi Asia Indonesia 2026 diharapkan menjadi ruang bagi pelaku industri untuk bertukar pengetahuan, merancang solusi baru, dan membangun kemitraan. Pameran bahan baku pangan ini mempertemukan perusahaan global dan pelaku usaha lokal dalam upaya memperluas peluang investasi di sektor makanan dan minuman.
You must be logged in to post a comment Login