Profesi barista kini semakin banyak digemari masyarakat, khususnya generasi muda. Tren tersebut disambut positif oleh pemerintah karena dinilai mampu memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menopang perekonomian masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, menggelar kompetisi barista. Kegiatan ini dinilai dapat menjadi wadah bagi para barista muda untuk menunjukkan kemampuannya.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pemuda untuk berkarya dan menghadirkan inovasi nyata,” ungkap I Gusti Ngurah Sukadana, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Ajang adu bakat ini digelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Gianyar ke-255. Tercatat sebanyak 76 peserta berpartisipasi dengan rentang usia 16 hingga 30 tahun.
Dari jumlah tersebut, lomba teknik bartender (mixology flair) diikuti oleh 13 peserta berusia 19 hingga 30 tahun yang digelar di Lobi Pasar Rakyat Gianyar.
Partisipasi tersebut dinilai cukup tinggi dan mencerminkan besarnya minat generasi muda terhadap ekonomi kreatif, khususnya di bidang kuliner. Hal ini tentu sangat positif karena Bali merupakan daerah wisata yang membutuhkan tenaga ahli di sektor tersebut.
Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah daerah menempatkan generasi muda sebagai salah satu prioritas utama karena memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
Ngurah berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan barista dan bartender muda yang berkompetensi tinggi. Ia juga berharap mereka mampu memperkenalkan minuman khas Gianyar hingga ke tingkat internasional.
Harapan tersebut tentu bukan perkara mudah karena dibutuhkan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia generasi muda.
Adapun Pemerintah Kabupaten Gianyar menilai ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang dapat mendorong geliat ekonomi daerah dan banyak digerakkan oleh generasi muda.
Bahkan, Gianyar membuka pelatihan berbasis kompetensi barista yang dijadwalkan hingga pekan terakhir April 2026 bagi angkatan kerja di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Agribisnis dan Industri Gianyar.
Pelaksanaan pelatihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini sehingga diharapkan dapat menekan angka pengangguran.
You must be logged in to post a comment Login