Hyundai Motor Company menyerahkan 11 unit bus listrik County EV untuk mendukung pengoperasian transportasi publik berbasis listrik di Bali. Armada berukuran 8 meter hasil kolaborasi bersama karoseri lokal Laksana itu berkapasitas 20 penumpang dan mampu menempuh jarak lebih dari 200 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Penyerahan bus dilakukan pada 22 Oktober dalam program Bali E-Mobility yang turut menyediakan stasiun pengisian daya. Inisiatif tersebut menjadi proyek pertama penerapan transportasi publik berbasis listrik di Bali melalui kerja sama pemerintah Korea Selatan, Global Green Growth Institute (GGGI), serta mitra di Indonesia.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung transisi sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Bali melalui penyediaan bus listrik,” ujar Chul Youn Park, Senior Vice President and Head of Global Commercial Vehicle and Light Commercial Vehicle Business Division Hyundai Motor Company.

Hyundai serahkan 11 Bus listrik
Hyundai menyediakan platform kendaraan listrik, sedangkan Laksana bertanggung jawab mengembangkan serta memproduksi bodi bus. Kolaborasi tersebut melibatkan industri lokal dalam pengadaan armada untuk mendukung elektrifikasi transportasi umum di destinasi wisata utama Indonesia.
County EV menggunakan baterai berkapasitas 128 kWh untuk menunjang perjalanan lebih dari 200 kilometer berdasarkan spesifikasi yang disampaikan perusahaan. Kapasitas 20 penumpang membuat bus berukuran sedang tersebut dapat digunakan untuk layanan angkutan umum dengan kebutuhan armada yang lebih ringkas.
Program Bali E-Mobility diinisiasi Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan bersama GGGI untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Proyek itu melanjutkan nota kesepahaman pemerintah Korea Selatan dan Indonesia pada tahun sebelumnya mengenai transformasi transportasi Bali menuju mobilitas listrik.
GGGI memulai pengadaan bus pada semester kedua 2025 sebelum menunjuk Hyundai sebagai penyedia kendaraan. Pertimbangan pemilihan mencakup kualitas produk, layanan purnajual, serta pengalaman Hyundai dalam proyek transportasi berbasis bantuan pembangunan resmi atau official development assistance (ODA).

Hyundai serahkan 11 Bus listrik
Setelah armada mulai beroperasi, Hyundai turut menjalankan program pemantauan kualitas bus listrik di lapangan. Perusahaan menyiapkan pusat pemantauan untuk mengevaluasi kondisi kendaraan dan performa operasional pada tahap awal penggunaan.
Sebelumnya, Hyundai telah memasok bus County EV untuk transportasi publik Surabaya pada November 2024. Perusahaan menyatakan bakal memperluas bisnis kendaraan niaga listrik di Indonesia, termasuk Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan.
You must be logged in to post a comment Login