Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 menutup rangkaian pamerannya melalui Engineering Week di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 9–12 September. Penyelenggaraan ini menjadi penutup agenda pameran energi serta engineering setelah sebelumnya berlangsung di Balikpapan, Surabaya, dan Jakarta.
Rangkaian IEE Series tahun ini dimulai melalui pameran di Balikpapan pada Juni, lalu berlanjut ke Surabaya pada Juli. Agenda tersebut mempertemukan pelaku industri pertambangan, konstruksi, minyak dan gas, ketenagalistrikan, manufaktur hingga agrikultur.
“Bagi kami, sustainability dalam industri tidak hanya berbicara tentang bagaimana teknologi dan proses menjadi lebih efisien, tetapi juga bagaimana ekosistem industri dapat terus terhubung dan berkembang,” ujar Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia.

IEE 2026
IEE Series Balikpapan menghadirkan lebih dari 4.700 pelaku industri, 200 merek dari 10 negara, serta membuka peluang investasi di kawasan IKN. Sementara itu, Indonesia Energy Week Surabaya mencatat lebih dari 9.700 pengunjung profesional selama empat hari, melibatkan 200 eksibitor dari 17 negara.
Pameran di Jakarta berlangsung dalam dua agenda, yakni Energy Week pada 2–5 September serta Engineering Week pada 9–12 September. Kedua penyelenggaraan menghadirkan lebih dari 2.100 perusahaan dari 38 negara dan kawasan, menempati area pameran seluas lebih dari 108.000 meter persegi.
Selama dua pekan, IEE Series mencatat lebih dari 75.000 trade attendees. Program pendukungnya mencakup 10 hybrid stages, 47 sesi seminar, 279 thought leaders, serta dukungan 61 asosiasi dan mitra industri.
Skala pameran itu mempertemukan penyedia teknologi, pelaku usaha, pemerintah, akademisi hingga pengguna industri. Pertemuan lintas sektor membuka ruang pertukaran pengetahuan serta pembahasan kebutuhan industri, termasuk peluang kolaborasi untuk mendukung keberlanjutan.

IEE 2026
“Melalui rangkaian IEE Series 2026, kami ingin menciptakan ruang bagi pelaku industri untuk tidak hanya bertemu, tetapi juga bertukar pengetahuan, menemukan solusi, dan membangun kolaborasi yang dapat memberikan nilai jangka panjang,” terangnya.
Bagi Pamerindo Indonesia, penyelenggaraan IEE Series 2026 menjadi sarana menghubungkan kebutuhan industri dengan perkembangan teknologi. Rangkaian pameran ini menempatkan konektivitas antarpelaku usaha sebagai bagian penting dalam mendorong nilai tambah di sepanjang rantai industri.
You must be logged in to post a comment Login