Yamaha memutuskan tidak mengikuti MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6–8 November. Keputusan itu membuat Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez kehilangan kesempatan tampil di Sirkuit Lusail.
Pabrikan asal Jepang tersebut mengambil langkah itu setelah menilai situasi keamanan di Timur Tengah belum cukup kondusif untuk mengubah pembatasan perjalanan internal perusahaan. Yamaha telah menyampaikan keputusan kepada MotoGP Group, sementara tiga seri terakhir musim ini masih menyisakan Qatar, Portugal, dan Valencia.
“Yamaha belum menemukan alasan yang cukup untuk mengubah pembatasan perjalanan perusahaan setelah penilaian terbaru terhadap situasi di Timur Tengah. Karena itu, Yamaha telah menginformasikan kepada MotoGP Group mengenai keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar 2026,” demikian pernyataan resmi Yamaha.

Yamaha MotoGP 2026
Keputusan Yamaha muncul di tengah penolakan mayoritas pembalap terhadap penyelenggaraan balapan di Qatar. Jack Miller, pembalap Pramac Yamaha, mengungkapkan 19 dari 22 pembalap MotoGP tidak ingin berangkat ke negara tersebut.
“Saya tidak ingin pergi ke sana. Ada 19 pembalap yang tidak ingin berangkat, dan saya rasa kita tidak seharusnya balapan dalam situasi seperti itu,” ujar Miller seusai MotoGP Malaysia di Sepang.
Para pembalap mengkhawatirkan eskalasi konflik di Timur Tengah, terutama potensi penutupan wilayah udara yang bisa membuat anggota paddock tertahan di Doha. Situasi itu bukan hanya berisiko terhadap keselamatan, tetapi berpotensi mengganggu jadwal dua seri penutup musim di Portugal dan Valencia.
Pemerintah Jepang sebelumnya mengeluarkan imbauan agar warganya menghindari perjalanan yang tidak penting ke Qatar. Yamaha menyatakan keputusannya didasarkan pada penilaian perusahaan sendiri, terpisah dari langkah pengamanan MotoGP Group maupun penyelenggara balapan.

Yamaha MotoGP 2026
Sementara itu, MotoGP masih berencana menggelar seri Qatar sesuai jadwal. Penyelenggara disebut telah menyiapkan prosedur evakuasi apabila kondisi keamanan memburuk, meski ancaman sanksi finansial maupun olahraga terhadap pembalap yang absen turut menjadi sorotan.
Absennya Yamaha menambah ketidakpastian menjelang seri Qatar. Alex Marquez dari Gresini Ducati sebelumnya telah mengumumkan mundur karena harus menjalani operasi bahu, sedangkan Yamaha menegaskan komitmennya kembali berlaga pada MotoGP Portugal.
You must be logged in to post a comment Login