Connect with us

Otomotif

Terpuruk di MotoGP Malaysia 2026, Bagnaia Ungkap Masalah Tak Teratasi

Published

on

Francesco Bagnaia
Bagnaia

Pecco Bagnaia kembali mengalami kesulitan saat tampil di MotoGP Malaysia 2026. Start dari pole position dan sempat memenangi sprint race, pembalap Ducati Lenovo itu justru finis di posisi ke-13 setelah kehilangan daya cengkeram ban belakang.

Bagnaia tertinggal 32,9 detik dari Marc Marquez, rekan setimnya yang keluar sebagai pemenang. Catatan lap terakhirnya bahkan mencapai 2 menit 5,1 detik, lebih lambat sekitar empat setengah detik dibandingkan waktu terbaiknya sendiri sepanjang balapan.

“Batas saya hari ini adalah grip. Setelah lima lap, ban belakang sudah habis dan saya harus mulai berpikir bagaimana menyelesaikan balapan,” ujar Bagnaia.

Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Pembalap Italia itu mengaku kesulitan mengendalikan motor meski sudah berusaha menjaga kondisi ban. Pada lap terakhir, ia hanya mampu mencatatkan waktu 2 menit 5,1 detik, hasil yang menurutnya sulit diterima karena jauh dari kemampuan terbaiknya di Sirkuit Sepang.

Masalah Bagnaia ternyata bukan sekadar persoalan setelan motor atau kalibrasi elektronik. Ia menyebut ada perubahan teknis yang sempat membuatnya kembali nyaman mengendarai Ducati saat tes Misano dan balapan MotoGP Jepang tahun lalu.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Baca Juga: MotoGP Kecewa Yamaha Mundur dari Qatar, FIM Siapkan Konsekuensi

Perubahan itu beriringan dengan kebangkitan Bagnaia di Motegi 2025. Namun, ia mengklaim solusi tersebut sudah tidak tersedia sejak balapan setelah seri Jepang musim lalu.

“Masalahnya bukan dari setelan atau kalibrasi elektronik. Kami sudah mencoba berbagai perubahan sepanjang tahun, tetapi persoalannya selalu sama,” ungkap Bagnaia.

Saat ditanya lebih jauh mengenai perubahan teknis yang dimaksud, juara dunia MotoGP dua kali itu memilih tidak menjelaskan secara terperinci. “Hal itu sudah tidak ada lagi, tidak perlu membahas detailnya,” ucapnya.

Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Pernyataan Bagnaia turut mendapat tanggapan dari Davide Tardozzi, manajer tim Ducati Lenovo. Ia mengaku belum memahami perubahan spesifik yang dimaksud pembalapnya.

“Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang dia maksud. Kami sudah melakukan semua upaya, tetapi belum menemukan apa yang dia butuhkan,” kata Tardozzi.

Hasil di Sepang kembali memperlihatkan kesulitan Bagnaia menemukan performa terbaik sepanjang musim. Dengan tiga seri tersisa, ia bertekad memaksimalkan kesempatan untuk menutup musim secara lebih kompetitif.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read