Pemilik DFSK E5 Plus punya beberapa pilihan untuk mengisi daya baterai, mulai dari stop kontak rumah hingga stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini mendukung pengisian AC maupun DC fast charging, sehingga pengguna bisa menyesuaikan metode pengisian berdasarkan kebutuhan.
Baterai berkapasitas 25,3 kWh menjadi sumber tenaga listrik E5 Plus. Untuk pengisian di rumah, pemilik bisa menggunakan kabel charger portabel yang terhubung ke stop kontak 220V tiga pin dengan sistem grounding memadai.
1. Mengisi Daya di Rumah Pakai Charger Portabel
Pengisian portabel dilakukan melalui konektor AC pada kendaraan. Setelah mobil diparkir dan transmisi berada di posisi P, buka penutup port pengisian, sambungkan steker ke stop kontak rumah, lalu pasang konektor charger ke port kendaraan sampai terdengar bunyi klik.

DFSK E5 Plus
Perangkat pengisian portabel memiliki daya keluaran terbatas, umumnya di bawah 3 kW. Karena itu, prosesnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pengisian menggunakan stasiun berdaya lebih besar.
2. Menggunakan AC Charging di SPKLU
Pilihan berikutnya ialah memakai stasiun pengisian AC atau wall charger. E5 Plus menggunakan konektor Type 2 untuk metode ini, sementara pemasangan wall charger 7 kW di rumah dapat dikonsultasikan melalui bengkel resmi DFSK.
Prosedurnya dimulai dari memarkir kendaraan, membuka penutup port, kemudian memasang konektor Type 2. Setelah terhubung, ikuti instruksi pada stasiun pengisian untuk memulai proses pengisian daya.
3. DC Fast Charging
Bagi pengguna yang membutuhkan proses lebih singkat, E5 Plus mendukung DC fast charging. Metode ini memungkinkan pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20–28 menit.
Pengisian DC dilakukan melalui konektor khusus pada port kendaraan. Pengguna cukup mengikuti petunjuk pada mesin SPKLU atau meminta bantuan petugas untuk memulai sesi pengisian.

DFSK E5 Plus
Waktu pengisian aktual bisa berubah mengikuti suhu lingkungan, kapasitas daya awal baterai, usia baterai, serta spesifikasi charger. Suhu terlalu tinggi atau rendah dapat membuat sistem membatasi daya pengisian.
Disarankan pengguna mematikan AC kabin selama pengisian, terutama ketika memakai DC fast charging pada suhu tinggi. Langkah tersebut membantu menjaga kinerja manajemen suhu baterai agar proses pengisian tidak berlangsung lebih lama.
You must be logged in to post a comment Login