VinFast membuka diler resmi pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB), tepatnya di Mataram, Lombok. Kehadiran VinFast Lombok menambah jaringan merek kendaraan listrik asal Vietnam itu menjadi 41 diler di Indonesia.
Diler berlokasi di Jalan Sandubaya No. 29, Bertais, Mataram, dengan luas total sekitar 379 meter persegi yang terbagi menjadi dua lantai. Fasilitasnya mencakup penjualan, servis, serta suku cadang untuk memudahkan konsumen mengakses layanan purnajual tanpa harus ke luar wilayah NTB.
Randi Ang, Director PT Cakraniaga Kencana, mengatakan pembukaan diler tersebut menjadi langkah untuk memperluas akses kendaraan listrik di Lombok dan sekitarnya.

dealer Vinfast
“Lombok terus berkembang sebagai destinasi penting bagi pariwisata dan berbagai kegiatan ekonomi, yang turut meningkatkan kebutuhan mobilitas masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan,” ujar Randi.
VinFast Lombok menyediakan sejumlah model kendaraan listrik, mulai dari VF 3, VF 5, VF 6, VF 7 hingga VF MPV 7. Pilihan tersebut menyasar beragam kebutuhan, mulai dari mobil kompak untuk aktivitas harian sampai SUV listrik dan MPV tujuh penumpang bagi keluarga.
Baca Juga:
VF MPV 7 menawarkan konfigurasi tujuh tempat duduk, sedangkan VF 3 menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan ringkas untuk mobilitas perkotaan. Adapun VF 6 dan VF 7 mengisi segmen SUV listrik dengan ukuran serta karakter berbeda.
Arunodoy Das, Chief Executive Officer VinFast Indonesia, menyebut perluasan jaringan diler sebagai bagian dari upaya mendekatkan produk dan layanan kepada konsumen di berbagai daerah.

VinFast Limo Green
“Kami ingin memastikan konsumen di Nusa Tenggara Barat memiliki akses yang lebih mudah terhadap produk, layanan, dan solusi kepemilikan kendaraan VinFast,” ungkap Arunodoy.
Pembukaan diler di Lombok memperluas jangkauan VinFast di luar pusat pasar otomotif utama. Selain menawarkan kendaraan listrik, kehadiran fasilitas servis dan suku cadang menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap penggunaan mobil listrik.
Ekspansi ke NTB turut membuka akses bagi masyarakat, pelaku usaha, serta wisatawan yang membutuhkan pilihan mobilitas listrik. Namun, perkembangan penjualan di wilayah tersebut nantinya akan bergantung pada penerimaan pasar, kesiapan infrastruktur pengisian daya, serta kemudahan layanan purnajual.
You must be logged in to post a comment Login