Jorge Martin percaya diri menghadapi lima seri terakhir MotoGP 2026 setelah merebut kembali posisi puncak klasemen dari Marc Marquez. Pembalap Aprilia itu menilai performanya semakin konsisten setelah meraih podium dalam tiga grand prix beruntun, termasuk finis ketiga di MotoGP Mandalika.
Hasil di Mandalika membuat Martin kembali memimpin persaingan gelar juara dunia, meski gagal menyamai kecepatan rekan setimnya, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez, yang finis pertama serta kedua. Pembalap Spanyol itu mengakui masih kesulitan menemukan performa terbaik di sejumlah sirkuit sepanjang musim, tetapi yakin situasinya sudah berubah.
“Saya senang meraih podium ketiga secara beruntun bersama Aprilia. Saya yakin bisa tampil cepat di semua balapan tersisa,” ujar Martin, juara dunia MotoGP 2024.

Jorge Martin
Martin sebelumnya sempat tampil kuat setelah jeda musim panas lewat kemenangan dan posisi kedua di Silverstone. Namun, performanya menurun di Aragon, lalu kehilangan poin penting di San Marino akibat arm pump.
Peluang Martin meraih kemenangan di sprint race Mandalika turut sirna akibat masalah tekanan ban serta kesalahan pada akhir balapan. Ia akhirnya finis keempat, sementara Marquez keluar sebagai pemenang meski Ducati tidak tampil dominan di sirkuit tersebut.
“Saya kehilangan peluang besar untuk memenangi sprint race, tetapi inilah balapan. Terkadang kita menang, terkadang kita belajar,” kata Martin.
Pada grand prix, Martin memang finis di podium, tetapi gagal memperlebar jarak dari Marquez yang hanya menempati posisi keenam. Keduanya tidak memperoleh keunggulan poin satu sama lain sepanjang akhir pekan di Indonesia sehingga persaingan gelar tetap ketat.

Jorge Martin
Martin menilai minimnya pengalaman menggunakan Aprilia RS-GP di Mandalika menjadi salah satu penyebab ia tertinggal dari Bezzecchi dan Fernandez. Ia absen pada MotoGP Mandalika tahun lalu akibat cedera, sementara dua rekannya mampu memaksimalkan kecepatan motor di tikungan cepat.
“Saya merasa semakin cepat untuk bersaing memperebutkan gelar. Konsistensi, kecepatan, serta kemampuan mengambil keputusan secara cerdas bakal sangat penting,” ungkap Martin.
Dengan lima seri tersisa, Martin bertekad mempertahankan konsistensi podium demi mengamankan gelar juara dunia. Ia berharap kekurangan performa kecil yang masih muncul di setiap balapan tidak menjadi penyesalan saat musim berakhir.
You must be logged in to post a comment Login