Kepolisian menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan pelanggaran hukum terkait Perjanjian Pengalihan Merek Dagang. Keputusan diambil setelah gelar perkara menyimpulkan peristiwa dalam laporan bukan merupakan tindak pidana.
Henri Tan, Managing Director SIAL Network ASEAN dan India, menyambut keputusan tersebut karena memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan SIAL Food & Drinks Indonesia 2026. Ia menilai kejelasan status laporan turut membuka ruang bagi kelanjutan pameran industri makanan dan minuman tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi keputusan yang telah dikeluarkan oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia. Hal ini menjadi landasan penting bagi langkah ke depan pameran SIAL Food & Drinks Indonesia,” ujar Henri.

SIAL Food & Drinks Indonesia
Henri menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang telah berjalan dan berkomitmen menjalankan usaha secara profesional. SIAL Network, lanjutnya, tetap berupaya menjaga kepercayaan mitra sekaligus mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia.
Keputusan kepolisian itu disebut memperkuat posisi SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 sebagai pameran pangan internasional bagi peserta dan pelaku industri. Henri turut mengapresiasi pihak-pihak yang telah memberikan kepercayaan serta dukungan terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada penyelenggaraan SIAL Food & Drinks Indonesia 2026. Harapannya, penjelasan ini dapat memberikan gambaran yang terang mengenai status laporan tersebut,” ungkap Henri.
Ia berharap pemberitaan terkait perkara itu mengacu pada dokumen resmi kepolisian dan disampaikan secara jujur, seimbang, serta sesuai fakta. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul terbitnya pemberitahuan resmi mengenai penghentian penyelidikan.
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 merupakan bagian dari SIAL Network atau Salon International de l’Alimentation, jaringan pameran industri pangan yang berdiri sejak 1964. Setiap tahun, jaringan tersebut mempertemukan lebih dari 17.000 peserta pameran dan 700.000 pengunjung profesional melalui berbagai pameran internasional.
You must be logged in to post a comment Login