Connect with us

Otomotif

Ban Belakang Bermasalah, Bagnaia Gagal Finish Sprint Race MotoGP Jepang 2026

Published

on

Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia gagal finish pada sprint MotoGP Jepang 2026 setelah mengalami getaran hebat dari ban belakang. Setahun setelah meraih kemenangan sprint sekaligus balapan utama di Motegi, pebalap Ducati itu kini justru harus masuk pit sebelum lomba berakhir.

Bagnaia mulai merasakan masalah sekitar pertengahan balapan 12 lap. Getaran semakin parah setiap lap hingga membuatnya tidak mampu mempertahankan posisi serta memilih menghentikan motor.

“Saya pikir kami membuat sedikit kemajuan pagi ini. Saya bisa lebih cepat dibanding kemarin, tetapi masalah utama masih cengkeraman ban belakang,” ujar Bagnaia.

Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Masalah itu turut memengaruhi performanya pada sesi kualifikasi. Bagnaia gagal menembus Q2 setelah melebar di tikungan terakhir, sehingga harus memulai sprint dari posisi belakang.

Pada awal balapan, Bagnaia sempat memperbaiki posisi setelah insiden tiga pebalap di depan. Ia kemudian berada dalam peluang perebutan posisi kesembilan bersama Fabio Quartararo serta Fermin Aldeguer.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Baca Juga: Alex Marquez Kecelakaan di Sprint MotoGP Jepang 2026, 3 Pembalap Tumbang

“Saya memulai balapan secara normal, lalu mulai merebut beberapa posisi. Saya mendapat dua posisi setelah tiga pebalap mengalami kecelakaan,” ungkap Bagnaia.

Peluang finis kesembilan akhirnya sirna ketika getaran dari ban belakang mulai muncul sekitar separuh jarak lomba. Kondisinya terus memburuk sampai Bagnaia tidak punya pilihan selain masuk pit sebelum menyelesaikan 12 lap.

“Peluang finis kesembilan sebenarnya ada, tetapi setelah separuh balapan saya mulai kesulitan akibat getaran. Lap demi lap kondisinya semakin buruk sampai saya harus berhenti,” kata Bagnaia.

Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Hasil itu menjadi kontras bagi rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil dominan sepanjang sprint. Marquez memenangi balapan setelah memimpin di depan Jorge Martin, sebelum perubahan posisi pascabalapan membuat Diogo Moreira naik ke posisi kedua.

Bagnaia masih memiliki kesempatan memperbaiki hasil pada balapan utama MotoGP Jepang, tetapi harus memulai lomba dari posisi ke-13. Marquez bakal start dari urutan kedua sekaligus memburu kemenangan ganda di Motegi.

Bagnaia menilai penyelesaian masalah getaran menjadi pekerjaan utama Ducati sebelum balapan utama. Menurutnya, persoalan itu perlu ditemukan lebih dulu agar tim bisa memahami kembali masalah cengkeraman ban belakang.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read