Pengendara yang berencana menuju Puncak, Bogor, pada Sabtu (26/9) perlu memperhatikan rekayasa lalu lintas yang disiapkan polisi. Sistem one way situasional kembali diterapkan untuk mengatur pergerakan kendaraan saat volume lalu lintas meningkat.
Arus dari Jakarta menuju Puncak diprioritaskan mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Setelah itu, polisi mengubah arah perjalanan menuju Jakarta pada pukul 12.30 sampai 18.00 WIB.
Jadwal tersebut bukan patokan mutlak karena pelaksanaan one way menyesuaikan kondisi di lapangan. Polisi dapat mempercepat penerapan, memperpanjang durasi, maupun mengubah arah arus sewaktu-waktu.

One Way Puncak
Rekayasa lalu lintas menjadi langkah untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Puncak saat akhir pekan. Pengendara perlu menyiapkan rute perjalanan sekaligus memperhitungkan potensi perubahan waktu tempuh.
Informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas penting dipantau sebelum berangkat. Perubahan arah arus dapat memengaruhi akses menuju Puncak maupun perjalanan kembali ke Jakarta.
Jalur Alternatif Selain Puncak
Kemacetan di jalur utama membuat pengendara perlu menyiapkan rute alternatif menuju Cianjur maupun kawasan sekitarnya. Dua pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah jalur Jonggol–Cianjur serta rute Sukabumi–Cianjur.
Jalur Jonggol–Cianjur dapat ditempuh dari Jakarta atau Cibubur menuju Cileungsi, Jonggol, Cariu, Cikalongkulon lalu Cianjur. Waktu perjalanan sekitar 3,5 jam saat lalu lintas lancar, tetapi bisa lebih lama ketika hujan atau banyak truk melintas.
Karakter jalan didominasi kawasan perbukitan serta memiliki sejumlah ruas sempit. Rute tersebut lebih cocok bagi kendaraan pribadi berukuran kecil, sementara pengendara perlu ekstra waspada saat cuaca buruk.
Pilihan lain ialah rute Sukabumi–Cianjur melalui Tol Jagorawi, Tol Bocimi, Cicurug, Cibadak, Sukabumi kemudian Cianjur. Perjalanan dapat ditempuh sekitar empat jam dalam kondisi lancar.

Ganjil genap Puncak
Rute tersebut relatif cocok bagi berbagai jenis kendaraan, tetapi kepadatan masih berpotensi muncul setelah keluar tol. Pasar Cicurug maupun Cibadak menjadi titik yang perlu diantisipasi karena aktivitas kendaraan serta kondisi jalan yang lebih sempit.
Pengendara dari luar Jakarta dapat memanfaatkan Google Maps atau Waze untuk mencari rute berdasarkan kondisi lalu lintas terkini. Namun, pilihan rute tetap perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, cuaca serta kebijakan rekayasa lalu lintas yang berlaku saat perjalanan.
You must be logged in to post a comment Login