Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 resmi berakhir pada Minggu (1/11/2026) setelah mencatat 35.257 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan. Jumlah itu dihitung hingga pukul 15.00 WIB dan masih berpotensi bertambah sebelum pameran ditutup pada pukul 18.00 WIB.
Capaian tersebut diumumkan dalam acara penutupan di EV Activity Hub, area pameran PEVS 2026. Antusiasme pengunjung menjadi salah satu indikator penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik di tengah upaya industri memperluas pasar.
Moeldoko, Ketua Umum Periklindo, mengapresiasi peserta serta penyelenggara yang mendukung pameran tahun ini. Ia menilai program cashback turut mendorong minat masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik.

PEVS 2026
“Rasanya empat hari berlalu begitu cepat, terlebih melihat suasana pameran yang tetap ramai dan antusiasme pengunjung yang tidak surut sejak hari pertama hingga penutupan. Kami juga mengapresiasi inisiatif Dyandra melalui program cashback. Konsep ini memberikan dampak yang luar biasa dalam menarik minat masyarakat,” ujar Moeldoko.
Menurut dia, Periklindo akan terus menjadi penghubung antara pelaku industri dan pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan sektor kendaraan listrik. Ia turut meminta distributor, agen, serta pelaku usaha tetap optimistis terhadap prospek pasar kendaraan listrik nasional.
PEVS 2026 menghadirkan 45 peserta dari sektor kendaraan roda empat, roda dua, hingga industri pendukung. Sejumlah merek otomotif yang berpartisipasi antara lain BYD, Chery, Hyundai, iCar, Jaecoo, MG, VinFast, Wuling, Alva, AHM, Polytron, Selis, dan United E-Motor.
Rumpoko Hadi, Direktur Dyandra Promosindo, mengatakan transaksi kendaraan menjadi salah satu aktivitas utama selama pameran. Program cashback hingga Rp200 juta untuk pembelian mobil dan motor listrik turut menarik minat pengunjung, termasuk melalui penawaran voucher listrik, aksesori, dan produk aftermarket.

PEVS 2026
Penyelenggara turut menyediakan fasilitas test drive dan test ride indoor. Pengunjung pun bisa mengikuti sejumlah kegiatan lain, mulai dari EV Student Showcase, EV Mobility Zone, EV Push Bike Race hingga EV Fest yang menampilkan kendaraan listrik hasil modifikasi.
EV Student Showcase melibatkan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Budi Luhur, dan Politeknik Negeri Jakarta. Sementara EV Mobility Zone memperkenalkan penerapan elektrifikasi di sektor darat, udara, dan laut.
You must be logged in to post a comment Login