Freelander 8 menempuh pengujian sejauh 2,15 juta kilometer sebelum dipasarkan ke pasar internasional. SUV pertama dari merek hasil kolaborasi Jaguar Land Rover (JLR) dan Chery Group itu menjalani validasi menggunakan lebih dari 1.000 kendaraan uji di berbagai kondisi jalan.
Pengujian berlangsung di berbagai wilayah dunia, mulai dari kawasan tropis hingga daerah bersuhu ekstrem. Lebih dari 200 kendaraan dikerahkan secara khusus untuk menguji ketahanan di medan berat sebelum Freelander memperluas pemasaran ke berbagai negara.
“Freelander adalah legenda otomotif asal Inggris. Namun, ambisi kami melampaui sekadar menghadirkannya kembali,” ujar Lucia Mao, CEO Freelander International.

Freelander
Freelander 8 menggabungkan teknologi elektrifikasi, sistem bantuan berkendara, serta kemampuan melintasi beragam medan. SUV ini menjadi model pertama yang membawa identitas baru Freelander sebagai merek global mandiri.
Pabrikan mengklaim Freelander 8 mampu melewati genangan air sedalam 900 mm dan menaklukkan tanjakan dengan kemiringan 70 persen. Ground clearance maksimum mencapai 266 mm, sementara pengujian cross-axle dilakukan hingga 800 mm.
Sistem penggeraknya mengandalkan mesin hybrid 2.0T, baterai LFP berkapasitas 34,12 kWh, serta dua motor listrik yang menggerakkan seluruh roda. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga maksimum 460 kW atau sekitar 617 HP dan torsi 662 Nm.
Freelander 8 memiliki sembilan mode berkendara melalui Intelligent All-Terrain System (i-ATS), terdiri dari tujuh program medan, Smart Mode, dan Expert Mode. Sistem ini bekerja bersama suspensi udara dua ruang serta Continuously Controlled Damping (CCD) untuk menunjang pengendalian di berbagai kondisi permukaan.

Freelander
Untuk hiburan kabin, Freelander 8 menggunakan platform Qualcomm SA8295P sebagai basis teknologi digitalnya. Platform tersebut mendukung sistem infotainment modern, meski rincian konfigurasi layar dan fitur hiburan lainnya belum dijelaskan dalam materi peluncuran.
Dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh, jarak tempuh gabungan Freelander 8 diklaim mencapai 886 km. Kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik mencapai 110 km berdasarkan siklus kombinasi untuk spesifikasi pasar Timur Tengah.
Freelander memulai ekspansi internasional dari Uni Emirat Arab, dengan Abu Dhabi sebagai salah satu pusat awal pemasarannya. Perluasan pasar direncanakan berlangsung bertahap, dimulai dari negara berkonfigurasi setir kiri sebelum menjangkau pasar setir kanan dan Eropa.
You must be logged in to post a comment Login