Antrean BBM Bali belum berkurang sehingga Pertamina pun memutuskan untuk membuka SPBU selama 24 jam. Sayangnya langkah ini rupanya tidak cukup untuk mengurangi antrean yang terlanjur panjang.
Bahkan para pegawai SPBU yang sebagian adalah perempuan menyatakan keberatan. Mereka mengaku kurang istirahat dan kelelahan melayani pelanggan yang tidak kunjung habis.
Keluhan ini mereka sampaikan langsung pada I Wayan Koster, Gubernur Bali yang melakukan kunjungan ke salah SPBU.
“Saya bukan robot! Saya capek pak! Iya saya pegawai tapi saya juga punya hak pak!” ungkap salah satu petugas.

Antrean BBM Bali
Teriakan itu pun ditambahkan lagi oleh rekan lain yang mempertanyakan apakah pemerintah tidak kasihan terhadap petugas SPBU.
“Bapak gak kasian sama saya pak?! Bapak gak kasihan sama kita?! Teriaknya.
Mereka pun meminta agar gubernur mencoba lebih dulu bagaimana rasanya bekerja di lapangan sebelum memutuskan kebijakan yang dinilai merugikan.
“Coba ini bapak rasakan dulu, gimana ini rasanya di lapangan,” teriaknya kemudian.
Suara rakyat tersebut membuat Gubernur meminta atasan dari petugas mengurusnya agar tidak berteriak dan lebih tenang.
Sebelumnya diberitakan bahwa antrean kendaraan masih terlihat pada Kamis pukul 10.00 Wita. Sejumlah titik yang dilaporkan mengalami antrean panjang meliputi SPBU Gatot Subroto di Denpasar Timur, SPBU Bandara Ngurah Rai di Badung, SPBU dekat Patung Sakah di Gianyar, serta SPBU Padang Kerta di Karangasem.
Pemerintah Provinsi Bali turut menekan mobilitas masyarakat melalui kebijakan bekerja dari rumah (WFH). Surat edaran Gubernur Bali yang diterbitkan Rabu (14/10) berlaku hingga Sabtu (17/10), mencakup instansi pemerintah, sektor pendidikan, BUMN, dan BUMD.
Kebijakan itu ditujukan untuk membantu mengurangi mobilitas sekaligus mendukung distribusi BBM.

Harga BBM
Pertamina Patra Niaga juga telah mengirim empat truk tangki BBM dari Banyuwangi, Jawa Timur, ke Bali untuk mempercepat distribusi bahan bakar di tengah antrean panjang di sejumlah SPBU. Langkah tambahan ini dilakukan saat pasokan terus digelontorkan, tetapi penyaluran ke konsumen masih terkendala.
Empat truk tangki bantuan itu masing-masing berkapasitas 16 kiloliter atau total 64.000 liter BBM. Distribusi di Bali selama ini mengandalkan Terminal BBM Sanggaran di Denpasar serta Terminal BBM Manggis di Karangasem.
You must be logged in to post a comment Login