MotoGP mulai menerapkan denda bagi pembalap yang absen dari kegiatan promosi selama akhir pekan balapan. Marc Marquez menilai penyelenggara seharusnya mencari cara lain untuk mengembangkan kejuaraan tanpa membebani pembalap secara berlebihan.
Menurut laporan Motorsport, pembalap menerima pemberitahuan menjelang MotoGP Mandalika 2026 mengenai denda sebesar 5.000 euro atau sekitar Rp95 juta bagi mereka yang tidak menghadiri agenda promosi. Aturan itu berlaku untuk Hero Walk pada Minggu pagi, ketika pembalap bertemu langsung dengan penggemar.
Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo Team, menegaskan dirinya mendukung upaya memperbesar popularitas MotoGP, tetapi menganggap aktivitas di luar lintasan sudah terlalu banyak.

Marc Marquez
“Sebagai pembalap, saya orang pertama yang ingin MotoGP terus berkembang. Namun, ada cara lain untuk mengembangkan olahraga ini tanpa terlalu menekan pembalap,” ujar Marquez.
Hero Walk mewajibkan pembalap meluangkan waktu minimal 10 menit untuk menyapa penggemar. Denda disebut meningkat bagi pelanggaran berulang, sementara kemungkinan sanksi olahraga turut dibahas.
Penerapan aturan itu muncul sepekan setelah Marquez mengirim pengganti untuk menghadiri acara karting menjelang MotoGP Jepang. Saat itu, ia memilih mengistirahatkan bahunya dan memprioritaskan kondisi fisik demi menghadapi persaingan gelar juara dunia.
Marquez finis keenam pada balapan utama MotoGP Mandalika, Minggu (11/10). Ia menilai jadwal akhir pekan balapan sudah padat karena pembalap harus menjalani rapat, memenuhi kewajiban sponsor, mengikuti sesi pemanasan, parade, hingga Hero Walk.
Menurutnya, agenda di luar lintasan berisiko semakin menyita waktu pada 2027. Format akhir pekan baru yang mencakup sprint qualifying diperkirakan membuat jadwal lebih intens, meski durasi di lintasan tidak bertambah.

Marc Marquez
Marquez menyoroti posisi pembalap sebagai atlet yang tetap membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik. Kewajiban promosi, menurutnya, perlu diseimbangkan agar tidak mengganggu persiapan menghadapi balapan.
“Kami adalah atlet. Tahun depan, jadwal akan semakin padat karena aktivitas lebih intens dan kami akan menghabiskan lebih banyak waktu memakai wearpack balap,” ungkapnya.
Marquez menegaskan pembalap tetap ingin membantu pertumbuhan MotoGP, tetapi daya tarik utama kejuaraan seharusnya berasal dari persaingan di lintasan. “Pertunjukan kami ada di lintasan balap, bukan di luar lintasan,” tegasnya.
You must be logged in to post a comment Login