Connect with us

Otomotif

Marc Marquez Ingin Putuskan Kutukan di MotoGP Mandalika 2026

Published

on

Marc Marquez
Marc Marquez

Marc Marquez datang ke MotoGP Mandalika 2026 hanya terpaut dua poin dari Jorge Martin. Ironisnya, kandidat kuat juara dunia itu justru punya rekor mengenaskan di Mandalika karena belum pernah finis di main race sejak MotoGP pertama kali digelar di Indonesia.

Kutukan itu belum pecah sejak 2022 saat Marquez absen akibat gegar otak setelah mengalami highside besar pada warm-up. Setahun berselang, rider Ducati itu kembali gagal finis setelah mengalami crash pada dua balapan di Mandalika.

“Sirkuit Indonesia secara historis bukan trek terbaik saya, dan saya belum pernah menyelesaikan main race di sini. Target utama bersama tim adalah membalikkan tren itu serta menjalani akhir pekan yang kuat,” ujar Marc Marquez.

Marc Marquez

Marc Marquez

Marquez sempat mencatat hasil lebih baik pada 2024 saat finis ketiga di sprint race bersama Gresini Ducati. Namun, peluang mengakhiri rekor buruk kembali sirna setelah mesin motornya gagal bekerja pada main race.

Musim lalu menjadi pukulan paling keras bagi Marquez. Setelah hanya start dari posisi kesembilan, ia ditabrak Marco Bezzecchi pada lap pembuka hingga mengalami cedera bahu yang membuatnya harus mengakhiri musim lebih cepat.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Kini situasinya berbeda karena Marquez datang membawa momentum besar dari Motegi. Double victory di Jepang membuatnya memangkas jarak dari Martin sekaligus menjaga peluang merebut kembali posisi teratas klasemen.

Baca Juga: Belum Pernah Finish, Marc Marquez Waspadai MotoGP Mandalika 2026

“GP Jepang berjalan baik: kami kompetitif sepanjang balapan serta bertarung untuk kemenangan. Sejak Aragon, feeling saya terhadap motor terus terasa bagus sehingga memberi kepercayaan diri,” terang Marquez.

Mandalika kembali menjadi ujian besar karena Aprilia diprediksi memiliki pace kuat di sirkuit tersebut. Marquez pun harus memutus rentetan kegagalan finis agar peluangnya menekan Martin tidak terganggu oleh hasil buruk di Indonesia.

Pecco Bagnaia punya catatan berbeda di Mandalika karena pernah menang sprint race maupun main race. Namun, penampilannya musim lalu berakhir buruk setelah start ke-16, finis ke-14 pada sprint race, lalu crash di balapan utama.

Marc Marquez

Marc Marquez

“Secara historis saya cepat serta sukses di trek ini, meski tahun lalu kami sangat kesulitan. Targetnya terus bekerja bersama tim untuk mendapatkan kembali feeling terbaik lalu bertarung di posisi penting,” kata Bagnaia.

Bagnaia belum meraih podium dalam tujuh seri terakhir. Ducati Lenovo kini berharap Marquez mempertahankan momentum, sementara Bagnaia mencari kebangkitan di Mandalika.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Gresini Ducati justru menjadi pemilik hasil terbaik Ducati di Mandalika musim lalu. Fermin Aldeguer menang, sedangkan Alex Marquez finis ketiga, keduanya memakai GP24.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read