Astemo memanfaatkan Automechanika Jakarta 2026 untuk memperkenalkan produk terbarunya, Showa Evo/PD. Suspensi tersebut hadir membawa sejumlah keunggulan setelah melewati pengujian di berbagai kondisi jalan.
Pengujian dilakukan untuk memastikan Showa Evo/PD mampu memenuhi kebutuhan pengendara, khususnya di Indonesia. Pasar Tanah Air menjadi salah satu perhatian penting karena memiliki populasi sepeda motor yang besar.
“Ini merupakan world premiere karena belum diluncurkan di mana pun. Indonesia pun kami pilih untuk menjadi negara pertama yang bisa melihat secara langsung Astemo Showa Evo/PD,” ungkap Rakesh Gandhi, Asia Aftermarket Business Unit Head Astemo Asia.

Astemo Showa Evo/PD
Suspensi yang nantinya diproduksi secara lokal di Indonesia itu dikembangkan melalui standar tinggi. Proses desain serta pengujian awal dilakukan di Jepang, sebelum produk kembali diuji di Indonesia.
“DNA Showa adalah Advance Performance Technology, di mana setiap melakukan pengembangan produk, kita mengutamakan peningkatan performa dan fitur yang berbeda dari produk lain,” ungkap Yohanes Martono, Product Engineer Astemo Bekasi Manufacturing.
Pengembangan Showa Evo/PD turut melibatkan pengujian di sejumlah jalan Asia, termasuk Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar karakter suspensi mampu memberikan kenyamanan sekaligus menghadapi kondisi jalan yang beragam.
“Secara teori, kenyamanan hanya dirasakan oleh pengendara di jalan yang lurus, tapi pada aktualnya jalanan itu tidak semua mulus. Suatu ketika di jalan ada polisi tidur atau pengendara berboncengan dan membawa beban berat, di sini Astemo Showa Evo/PD memberikan solusi terhadap kondisi yang tidak bisa kita prediksi ini,” ungkapnya.
Showa Evo/PD mengandalkan teknologi Position Dependence (PD) untuk menyesuaikan gaya peredaman berdasarkan posisi stroke shock absorber. Teknologi tersebut membuat karakter suspensi dapat berubah mengikuti kondisi berkendara, sehingga kenyamanan maupun stabilitas tetap terjaga.
Dalam kondisi normal, gaya redam dibuat lebih rendah agar suspensi terasa nyaman. Saat motor membawa beban lebih berat atau digunakan berboncengan, gaya redam meningkat sehingga kendaraan tetap stabil ketika menerima tambahan beban.
Showa Evo/PD turut menggunakan special bump stopper berbahan urethane. Komponen tersebut bekerja saat suspensi mendekati titik terendah stroke untuk menghasilkan sensasi bottom out yang lebih halus.

Astemo Showa Evo/PD
Keunggulan lain hadir melalui konstruksi per yang berbeda dari komponen OEM standar. Evo PD menggunakan diameter kawat lebih besar serta tiga tingkatan step, sementara desain OEM umumnya hanya memiliki dua step.
Konstruksi tersebut membuat kemampuan suspensi dalam menyerap energi meningkat hingga 23 persen dibandingkan komponen standar. Peningkatan itu menjadi salah satu faktor yang mendukung karakter suspensi saat menghadapi beban maupun kondisi jalan yang berubah.
Showa Evo/PD nantinya ditawarkan untuk sejumlah motor populer di Indonesia. Model yang disebut mencakup Honda Stylo 160, Vario 125/150/160, BeAT 110, Genio 110, PCX 150/160, Supra X 125, serta Scoopy 110.
You must be logged in to post a comment Login