Setir mobil tiba-tiba terkunci saat hendak berangkat bisa membuat pengemudi panik. Padahal, kondisi itu belum tentu menandakan kerusakan serius karena sistem pengunci setir merupakan fitur keamanan untuk mencegah kendaraan dicuri.
Masalah biasanya muncul ketika pengemudi tidak memahami cara kerja mekanisme tersebut. Ada beberapa penyebab setir sulit digerakkan, mulai dari posisi roda saat parkir hingga gangguan pada sistem power steering.
Berikut adalah beberapa penyebab setir terkunci yang dilansir dari situs resmi Suzuki Indonesia.
1. Kunci kontak macet atau aus

Setir mobil terkunci
Silinder kunci yang sudah aus bisa membuat kunci sulit diputar. Komponen di dalam mekanisme kontak pun dapat macet sehingga pengunci setir tetap aktif.
Kondisi serupa bisa terjadi ketika kunci tidak masuk sempurna. Pengemudi sebaiknya tidak memaksakan putaran kunci karena tekanan berlebih berisiko merusak komponen kontak.
2. Pompa power steering bermasalah
Setir berat tidak selalu berarti mekanisme pengunci bekerja. Kerusakan pompa power steering, kebocoran cairan atau berkurangnya tekanan hidraulis dapat membuat setir terasa sangat berat, terutama ketika mobil bergerak pelan.
Gejala biasanya paling terasa saat parkir atau melakukan manuver pada kecepatan rendah. Pemeriksaan diperlukan ketika setir mendadak jauh lebih berat dibanding kondisi normal.
3. Setir terkunci setelah mesin dimatikan
Pengunci setir dapat aktif secara otomatis setelah mesin dimatikan lalu kunci kontak dicabut. Mekanisme tersebut bekerja sebagai fitur keamanan, bukan indikasi kerusakan kendaraan.
Pada mobil dengan kunci konvensional, pengemudi dapat mencoba memutar setir perlahan ke kiri serta kanan sambil memutar kunci kontak secara lembut. Cara ini membantu melepaskan tekanan pada mekanisme pengunci.
4. Roda parkir dalam posisi berbelok
Posisi roda tidak lurus saat mesin dimatikan dapat memberikan tekanan pada sistem pengunci. Akibatnya, setir terasa sangat sulit digerakkan ketika pengemudi hendak kembali menyalakan mobil.
Kebiasaan memarkir kendaraan dalam posisi roda lurus dapat mengurangi tekanan pada mekanisme tersebut. Pengemudi pun lebih mudah membuka pengunci ketika kembali menggunakan kendaraan.
Kondisi setir terkunci perlu dibedakan dari kerusakan sistem kemudi. Bila setir tetap macet setelah langkah sederhana dilakukan, jangan memaksakan kunci atau memutar setir menggunakan tenaga berlebihan.
Pemeriksaan di bengkel menjadi pilihan tepat ketika masalah berulang atau muncul bersama gejala lain. Penanganan lebih awal dapat mencegah kerusakan komponen kemudi maupun sistem pengunci kendaraan menjadi lebih parah.
You must be logged in to post a comment Login