Connect with us

Otomotif

Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Mobil Listrik Global

Published

on

Indonesia berpotensi jadi produsen mobil listrik global

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menilai bahwa Inodnesia berpotensi jadi produsen mobil listrik global. Hal ini ditunjukkan dengan semakin banyaknya perusahaan otomotif yang berinvestasi di Tanah Air.

Salah satu pabrikan terbaru yang akan membuat kendaraan listrik di Indonesia adalah Chery. Pabrikan asal China tersebut baru saja resmi memproduksi mobil elektrifikasi pertama mereka beberapa waktu lalu.

“Pengembangan industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) saat ini mendapat momentum baik karena Indonesia yang merupakan produsen nikel terbesar di dunia,” Airlangga Hartarto (02/12).

Sumber daya alam tersebut merupakan bahan baku dari baterai kendaraan listrik sehingga biaya pembuatan lebih kompetitif. Oleh sebab itu ia pun berharap pabrikan dunia akan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi dan ekspor.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

“Kami berharap Indonesia menjadi basis ekspor untuk market Vietnam, Filipina sampai Australia. Karena ekosistem EV dan baterai sudah lengkap sehingga cukup efisien sebagai produsen EV pasar global,” tambahnya kemudian.

Dalam keterangan resmi disebutkan bahwa industri otomotif merupakan  satu kontributor terbesar pertumbuhan ekonomi bangsa. Saat ini setidaknya ada 26 perusahaan mobil di Indonesia dengan total kapasitas produksi mencapai 2.35 juta unit per tahun.

Besarnya angka tersebut membuat penyerapan tenaga kerja langsung mencapai 38.000 orang. Sementara yang bekerja di rantai pasik tier 1 sampai 3 mencapai 1.5 juta jiwa.

Berdasarkan Gaikindo, wholesales kendaraan bermotor roda empat atau lebih dari Januari hingga Oktober 2023 mencapai sebanyak 836.048 unit. Kemudian kinerja ekspsalahor sebanyak 426.381 unit.

Perkembangan Electric Vehicle di Indonesia pun diyakini semakin masif seiring mengalirnya investasi dari pabrikan kendaraan listrik. Hingga awal Kuartal IV-2023, penjualan domestik mobil listrik tercatat mencapai sebesar 11.916 unit.

Advertisement
ADS Otokuliner 728x90

Tingginya angka ini disebabkan adanya insentif dari pemerintah guna mempercepat implementasi KBLBB. Untuk sepeda motor insentif yang diberikan adalah Rp7 juta.

Sementara mobil listrik akan diberikan insentif PPN sebesar 10 persen dan bus listrik sebanyak 5 persen. Dengan ini diharapkan masyarakat tertarik berpindah dari kendaraan konvensional ke elektrifikasi.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Read